23 Oktober 2019 Andri 1484

Rekayasa Perangkat Lunak

Mengapa Memilih Jurusan RPL
 

RPL (REKAYASA PERANGKAT LUNAK) merupakan salah satu program keahlian SMK yang bergerak di bidang Informasi dan Teknologi. Siswa jurusan RPL dididik untuk mampu melakukan installasi jaringan komputer, baik itu jaringan komputer dalam rumah / kantor, antar kantor, antar kota, antar provinsi, bahkan antar negara.

Dalam sebuah perusahaan, jaringan komputer merupakan hal yang wajib. Setiap komputer yang berada di kantor harus bisa terhubung dengan komputer lainnya. Selain itu setiap komputer juga harus terhubung ke internet untuk mengumpulkan informasi.

Jika sebuah perusahaan memiliki kantor cabang, maka antara kantor pusat dan kantor cabang juga harus saling terhubung, hal ini dikarenakan banyak sekali komunikasi yang perlu dilakukan antara kantor pusat dan kantor cabang.

 

Apa Saja Keuntungan Memilih Jurusan RPL?

Tentu saja bagi anda pengen tahu apa sih keuntungan memilih juruan RPL, nah berikut ini Kami rangkum beberapa keuntungan memilih jurusan RPL.

  1. Peka Akan Perkembangan Teknologi

  2. Memahami Pemrosesan Informasi pada Komputer

  3. Mampu Menciptakan dan Mengembangkan Software

  4. Mampu Mengembangkan dan Menciptakan Hardware

  5. Banyaknya Lapangan Pekerjaan bagi Lulusan RPL

  6. Dapat Membangun Sebuah Sistem

  7. Mampu Memperbaiki Perangkat Komputer

  8. Menjadi Jasa Konsultan IT

  9. Menjadi ahli di Bidang Jaringan dan Komunkasi

  10. Jarang Pengangguran

 

 
 
 

Telkom Indonesia hadir melalui solusi Laboratorium (Lab) FO. Lab FO diperuntukkan kepada Lembaga Pendidikan atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada kompetensi keahlian Teknik Komputer Jaringan (RPL).

Kompetensi Keahlian RPL di SMK materi pembelajaran yang diajarkan kepada siswa akan sesuai dengan kebutuhan yang ada di industri, sehingga ketika siswa lulus diharapkan sudah kompeten untuk memasuki dunia kerja khususnya pada bidang teknologi fiber optik atau sejenisnya.

Perkembangan Teknologi Informasi

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era revolusi industri 4.0 merupakan fenomena yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Teknologi sudah menjadi kebutuhan bagi kehidupan manusia untuk membantu berbagai kegiatan sehari-hari. Salah satu contoh dampak dari perkembangan teknologi adalah penyebaran informasi yang sangat cepat, informasi kini bisa kita peroleh hanya dalam hitungan menit bahkan detik melalui ponsel. Kecepatan pengiriman data dan informasi yang saat ini terus berkembang tidak terlepas dari perkembangan teknologi fiber optik.

Salah satu perusahaan BUMN yang terus mengembangkan teknologi fiber optik adalah PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom Indonesia). Teknologi fiber optik ini sudah banyak digunakan untuk jaringan akses ke rumah-rumah seperti koneksi telepon, internet dan TV.

Sumber Daya Manusia

Berbicara mengenai teknologi tentunya tidak terlepas dengan kemampuan sumber daya manusia yang mampu secara professional mengembangkan dan mengelola teknologi tersebut. Setiap ada perkembangan teknologi disana ada peluang pekerjaan yang dapat diisi oleh sumber daya manusia yang kompeten dibidangnya, namun apakah seiring dengan teknologi yang berkembang dunia pendidikan mampu menyesuaikan dan menjawab kebutuhan SDM seperti yang diharapkan? Ini tentunya tantangan bersama bagi dunia pendidikan sebagai penyedia SDM dan industri sebagai pengguna SDM tersebut.

Sekolah Menengah Kejuruan sebagai lembaga pendidikan menengah yang bertujuan mencetak lulusan agar siap bekerja pada bidang pekerjaan tertentu sesuai kompetensi keahlian yang dimiliki tentunya harus mampu menjawab tantangan ini. Akan tetapi sebagai lembaga pendidikan kejuruan yang harus mampu menjawab tantangan kebutuhan industri yang terus berkembang tentunya tidak terlepas dari peran pihak industri, perlu adanya kerja sama antara SMK dengan industri untuk menyamakan persepsi dalam hal ini kurikulum yang akan diajarkan di SMK dengan kebutuhan di industri.

Penyelarasan Industri dan SMK

Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia telah memberikan tugas khusus untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan salah satunya untuk menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi sesuai kebutuhan pengguna lulusan (link and match), begitu juga untuk Dunia Usaha dan Dunia Industri untuk meningkatkan kerja sama dengan SMK.

Telkom Indonesia merupakan perusahaan milik pemerintah yang bergerak dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, PT Telkom telah bergerak memberikan akses dan ruang bagi SMK untuk bekerja sama dalam rangka meningkatkan link and match. Salah satu teknologi trend yang dikembangkan Telkom adalah fiber optik. Untuk lebih memahami teknologi fiber optik (FO) tersebut, Telkom Indonesia hadir melalui solusi Laboratorium (Lab) FO. Lab FO diperuntukkan kepada Lembaga Pendidikan atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada kompetensi keahlian REKAYASA PERANGKAT LUNAK (RPL).

Selain itu dengan hadirnya kurikulum Fiber Optik pada Kompetensi Keahlian RPL di SMK materi pembelajaran yang diajarkan kepada siswa akan sesuai dengan kebutuhan yang ada di industri, sehingga ketika siswa lulus diharapkan sudah kompeten untuk memasuki dunia kerja khususnya pada bidang teknologi fiber optik atau sejenisnya.

  • Staf Pengajar Mata Pelajaran Produktif dan Tenaga Kependidikan 

Jurusan Teknik Pemesinan memiliki:

  • Staf Pengajar Mata pelajaran Produktif berjumlah 4 orang, yaitu:
  1. Andri Ganda Saputra,S.St (Ketua Jurusan)
  2. Rifki Nugraha (Administrasi Jurusan & Toll man)
  3. Yukke Hamdani, S.T
  4. Jua Rosidawati, S.T